Loyalitas Tanpa Batas
Loyalitas
Tanpa Batas. Itu merupakan komitmen terpenting dalam hubungan. Antara suami dan
isteri, anak dan orang tua, majikan dan pekerja, atasan dan bawahan, bahkan
dalam persahabatan. Melalui loyalitas tulus kita akan dapat menghargai,
bekerjasama, dan mengerti satu sama lain. Melalui loyalitas kita tidak akan
saling melukai dan merugikan. Melalui loyalitas tanpa batas akan terbentuk
hubungan yang seimbang dan harmonis.
Dan
memang seharusnya seperti itu bukan? Karena apa lah arti sebuah hubungan yang
hanya diladaskan oleh kecurangan-kecurangan? Pada akhirnya hubungan tanpa
loyalitas akan menjadi seperti kain putih yang berbercak noda. Semakin sedikit
loyalitas kita, semakin banyak noda yang menutupi kain putih tersebut, hingga
akhirnya kain itu menjadi kusam penuh noda.
Lalu
dimana letak keindahan dan kegunaannya? Kain yang telah usang tersebut akan
kehilangan fungsi dan maknanya, hingga akan menjadi benda tak terpakai dan mau
tak mau akan kita buang. Seperti itu pula sebuah hubungan tanpa loyalitas.
Masing-masing
orang punya sejarah dan pengalaman mengenai loyalitas dalam hubungannya
masing-masing. Ada yang kuat tak tergoyahkan, ada yang kuat kemudian melemah,
ada yang lemah kemudian menguat, ada yang lemah kemudian pudar, dan ada pula
yang kuat kemudian pudar.
Dalam
cerita perjalanan hidup saya, kain putih anak dan orang tua serta kain putih
persahabatan teguh dan tak tergoyahkan. Itu mutlak. Namun begitu banyak kain
putih hubungan cinta yang bernoda dan tercampakan. Karma berputar. Ada saatnya
saya yang menodai kain putih tersebut, dan ada saatnya kain putih saya dinodai oleh
pihak-pihak lain. Semuanya membentuk pribadi baru. Tekad baru. Pemikiran baru.
Hati baru. Perasaan baru. Dan bagi saya saat ini, loyalitas yang saya miliki
tanpa batas!
Yang
menyesakan hati adalah saat kita telah menyerahkan Loyalitas Tanpa Batas, namun
pihak-pihak lain tidak melaksanakan hal yang sama. Tanpa adanya hubungan dua
arah maka loyalitas tanpa batas ini menjadi pincang. Berat sebelah. Ya, mungkin
akan tetap bisa berjalan. Namun tidak akan seindah jika timbangan sama berat
kan?
Saya
sering mengamati fenomena-fenomena hubungan disekitar saya, dan menemukan
kepincangan-kepincangan dalam loyalitas yang sebenarnya. Dan itu terkadang
membuat saya muak bercampur kesal bercampur sedih. Mungkin saya hanya melihat
ini dari sudut pandang seorang wanita yang sensitive. Tapi sensitifitas ini
fenomena nyata yang terjadi dalam kehidupan dan lebih banyak menimpa wanita.
Entahlah
apa yang Anda, para lelaki, rasakan. Tapi inilah contoh-contoh kecil yang saya
lihat mengenai Loyalitas Tanpa Batas.
Situasi Pertama
Istri
Anda telah berdandan dengan sangat cantik, memilih pakaian dengan sangat
seksama untuk kencan dengan Anda, suaminya, malam itu, mengingat-ingat semua
kegemaran Anda dan berusaha untuk mengaplikasikan kepada dirinya agar Anda
senang. Ya, istri Anda memang tampil memukau dan Anda pun senang. Namun itu
hanya berlangsung selama beberapa menit. Karena setibanya mereka ditempat umum,
mata Anda langsung jelalatan melihat wanita-wanita lainnya yang bersliweran,
sementara tangannya masih menggandeng tangan istrinya.
Yah,
silahkan cari pembelaan Anda kaum lelaki. Bahwa Anda telah dikodratkan untuk
memangsa? Bahwa naluri Anda memang tidak bisa dijauhkan dari melihat keindahan
dunia?
Coba
renungkan sebentar hal ini :
-
Istri
Anda adalah wanita yang Anda pilih, seharusnya dia menjadi yang terindah buat Anda
kan? Lalu apa gunanya harus membuat mata Anda capai dengan jelalatan
kanan-kiri? Waktu yang Anda gunakan untuk sibuk memperhatikan wanita-wanita
lain akan lebih berguna jika digunakan untuk bercakap-cakap dengan istri Anda.
-
Istri
Anda telah meluangkan waktu untuk berdAndan mempercantik diri, dan percayalah
saat dia merias dirinya yang dia bayangkan hanyalah Anda dan apakah Anda senang.
Tidak bisakah Anda sedikit menghargai jerih payahnya dengan menjaga
pengelihatan Anda?
-
Lagi
pula, wanita-wanita yang Anda lihat itu tidak lebih cantik dari istri Anda.
Lalu untuk apa buang-buang waktu untuk menengok kekanan dan kekiri? Sementara
istri Anda justru menjadi pusat perhatian bagi pria-pria lain?
-
Oke,
Anda bisa beralasan bahwa Anda hanya melihat saja dan tidak maksud apa-apa.
Tapi pernahkah Anda berpikir, bahwa menjaga mata Anda dengan benar adalah salah
satu bentuk penghargaan Anda pada istri Anda yang selama ini mengabdi dengan
setia kepada Anda. Tidakah kaliah berpikir bagaimana perasaan dan harga diri
mereka serasa runtuh saat Anda melakukan itu?
-
Tahu
kah Anda saat seorang wanita yang Anda perhatikan menangkap pAndangan mata Anda,
dalam hati dia akan berpikir : “Pria itu sedang menatap aku. Kasihan sekali
pasangannya, tidak lebih cantik dari aku (sambil menilai wanita yang sedang Anda
gandeng).” Ya, kebanyakan pemikiran wanita akan seperti itu.
Saya
pernah mengalami hal ini. Percayalah, hal yang menurut Anda, Para Lelaki,
merupakan hal sepele, sangat menyakitkan bagi kami Para Wanita.
Well,
think it twice.
Situasi Kedua
Anda
sudah pulang kantor dan janjian bertemu teman wanita di warung bakmi dekat
kantor, namun beralasan pada istri Anda kalau tidak sengaja sedang ketemu teman
lama dan ngobrol-ngobrol sebentar. Sementara istri Anda menunggu dirumah,
tengah memasak makanan penuh cinta kasih yang lebih enak dari bakmi yang tengah
Anda makan dan anak Anda menunggu untuk memamerkan nilai ulangannya yang hampir
sempurna hari itu.
Persahabatan
antara pria dan wanita tetap dapat dibina walaupun masing-masing telah menikah.
Namun tetap ada batasan dan tidak sampai menghadirkan kecurangan, karena
kecurangan hanya akan melemahkan Loyalitas Tanpa Batas yang telah Anda
ciptakan. Dan apa bila kecurangan itu diketahui, maka akan menimbulkan
kesalahpahaman yang akan berbuntut masalah lebih panjang lagi.
Bagaimana
jika Anda sebaiknya berterus terang kepada istri Anda kalau ada janji dengan
seorang sahabat? Atau lebih baik mengajak istri Anda ikut serta? Atau Anda juga
bisa mengajak sahabat Anda itu untuk ikut makan malam di rumah Anda. Ada banyak
cara kok selain berbohong dan berbuat curang.
Saya
pernah mengalami hal ini. Percayalah, hal yang menurut Anda, Para Lelaki,
merupakan hal sepele, sangat menyakitkan bagi kami Para Wanita.
Well,
think it twice.
Situasi Ketiga
Always
Poo :)
I
never forget you....
Aku
minta maap ya poo....mgk aku slama ini udah nyakitin perasaan kamu.
Bagiku
kamu yg terindah, aku ngerasa gk pantas bagi kamu.
I
will do as what you wish....We will be friend....FOREVER
I
never forget you, never forget your kindness to me.....everything you give to
me
I
do not want to say farewell,
Apa
yang Anda rasakan saat Anda menemukan suami Anda mengirimkan email seperti
diatas kepada mantannya? Kesal? Yup. Pasti. Bagaimana bisa pria yang Anda
nikahi justru mengatakan kepada wanita lain bahwa wanita itulah yang terindah?
Walaupun itu ditujukan untuk membuat perasaan mantannya baik-baik saja, but come on. Life must go on. Cerita masa lalu biarlah menjadi cerita masa lalu.
Anda, Para Lelaki, sebenarnya tidak memiliki kewajiban apa pun untuk
me-maintenance perasaan mantan Anda.
Oke,
kalau pun Anda terpaksa harus menuliskan sesuatu kepada mantan Anda itu, akan
lebih tepat jika Anda menuliskan email seperti ini :
Dear Poo,
Aku minta maaf jika telah menyakiti
perasaanmu. Aku berharap kamu akan menemukan kebahagiaan seperti yang aku
rasakan saat ini bersama Istriku. Please live your life, because I do mine.Cerita
masa lalu antara kita, biarlah tetap menjadi masa lalu.
GOODBYE.
SEE?
It is so simple and wouldn’t be hurt anyone. Bijaksanalah dalam menjaga
Loyalitas Tanpa Batas. Saya pernah mengalami hal ini. Percayalah, hal yang
menurut Anda, Para Lelaki, merupakan hal sepele, sangat menyakitkan bagi kami
Para Wanita.
Well,
think it twice.
Situasi Keempat
Anda
dan istri Anda bertengkar. Karena kesal dan ingin curhat, maka Anda janjian
bertemu dengan wanita lainnya. Oke curhat is fine. Tapi menumpahkan masalah
rumah tangga pada orang lain absolutely not fine. Itu merupakan rahasia paling
pribadi yang tidak bisa diumbar kepada sembarangan orang, bahkan kepada
keluarga sekali pun.
Mencari
wanita lain saat Anda bertengkar dengan pasangan tidak akan menyelesaikan
masalah. Apalagi mengumbar-umbar masalah rumah tangga kepada orang luar. Sangat
tidak bijaksana. Guys, you can't always run to other women when get fight with
your wife!
Percayalah,
hal yang menurut Anda, Para Lelaki, merupakan hal sepele, sangat menyakitkan
bagi kami Para Wanita.
Well,
think it twice
Situasi Kelima
Iseng-iseng
membuka Facebook suami, Anda mendapatkan bahwa Facebooknya dipenuhi oleh
teman-teman wanita cantik yang entah dari mana asalnya (teman kuliah bukan,
teman SMA bukan, teman kerja juga bukan, pokoknya nggak jelas siapa). Bukan
hanya itu, lapotop suami juga dipenuhi oleh foto-foto entah siapa dan bahkan
inbox email meminta nomer telepon teman-teman wanita entah siapa itu.
Mengagumi
seseorang boleh. Tetapi jika menimbulkan obesesi berlebih sama saja dengan
menodai Loyalitas Tanpa Batas yang telah dibina. Ingat, perselingkuhan itu
bukan hanya secara fisik. Dan benih-benih melemahnya Loyalitas Tanpa Batas bisa
dimulai dari hal ini.
Percayalah,
hal yang menurut Anda, Para Lelaki, merupakan hal sepele, sangat menyakitkan
bagi kami Para Wanita.
Well,
think it twice
Ya, cinta
dan perasaan memang susah dimengerti dan juga tidak semua lelaki seperti itu.
Dalam suatu kesempatan saya pernah melihat seorang teman saya yang begitu
bangganya selalu memperkenalkan istrinya. Istrinya tersebut tidak luar biasa
cantik bak bintang film, juga tidak langsing bak foto model. Tapi dari
keseharian mereka yang hangat dan saling menyayangi, saya takjub betapa teman
saya itu memiliki Loyalitas Tanpa Batas yang sangat teguh kepada istrinya.
Sungguh, berbahagialah anda yang telah mendapatkan Loyalitas Tanpa Batas dari pasangan masing-masing. Karena Loyalitas Tanpa Batas semakin sulit untuk didapatkan. Jangan pernah menyia-nyiakan Loyalitas Tanpa Batas yang telah anda dapatkan dan ingat lah untuk selalu memberikan Loyalitas Tanpa Batas pada pasangan anda. Apa pun itu bentuknya, dia akan
berbuah manis. Percayalah itu.
Dan
bagi anda yang yang telah memberikan Loyalitas Tanpa Batas namun tidak
mendapatkan timbal balik yang sama sekeras apa pun anda mencoba, jangan larut
dalam kesedihan dan kehancuran. Bersenang-senanglah, rawat diri kalian,
kembangkan potensi anda, manfaatkan waktu bersama keluarga dan sahabat. Tuhan
akan membuat rencana untuk kita. Tuhan akan membalas segala Loyalitas Tanpa
Batas yang telah kita persembahkan, dalam bentuk-bentuk lainnya yang tidak kita
mengerti.
Jadi,
hapuslah air mata kalian.
Cheers
J J J

